Minggu, 08 Desember 2019

Pemasaran Asuransi Melalui Bancassurance

Masa digital serta tehnologi disebut dapat mengurangi jumlah dari tenaga kerja. Pasalnya dengan tehnologi, penawaran beberapa produk layanan keuangan terhitung asuransi dapat dikerjakan dengan online yang dapat dibuka lewat gadget anda atau handphone alias HP.



Lantas bagaimana nasib agen asuransi adanya "pemasar digital" ini?

Sekarang agen adalah kanal distribusi penting buat pemasaran produk asuransi jiwa, yaitu seputar 60%. Kanal distribusi lain ialah perbankan lewat bancassurance, apa itu bancassurance , bancassurance merupakan sebuah produk yang bekerjasama antara pihak perbankan dengan perusahaan asuransi.

Digitalisasi khususnya dikerjakan oleh pemain asing. Tetapi rendahnya literasi asuransi mengakibatkan pemasaran dengan personal face to face masih jadi fakta penting.

Jadi, agen atau tenaga pemasar asuransi sekarang masih diperlukan oleh perusahaan. Walau banyak jalan distribusi yang baru.

Awalnya, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menerangkan, tehnologi digital tidak memengaruhi jumlahnya pegawai. Sebab industri asuransi masih memerlukan agen untuk memperoleh nasabah atau konsumen polis.

Jika industri keuangan lain kan akan dipengaruhi tehnologi. Jika asuransi kan masih memerlukan jalinan emosional dalam penerimaan nasabah. Tidak cukup dengan tehnologi. Jadi kami meyakini agen tidak tergerus digital.

Bila tehnologi akan menggerakkan perusahaan asuransi lebih dekat sama nasabah. Masalahnya makin banyak kanal untuk tahu akses serta memudahkan memperoleh asuransi.
Load disqus comments

0 komentar