Selasa, 17 Desember 2019

Gangguan Fungsi Ginjal Penyebab Asam Urat Tinggi

Anda tentunya sudah sangat akrab dengan istilah asam urat. Namun tahukan Anda apa asam urat ini sebenarnya? Asam urat atau uric acid merupakan senyawa yang dihasilkan dari proses metabolisme tubuh, tepatnya metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita makan.



Zat purin ini sebenarnya sudah disediakan di dalam tubuh kita. Jumlah yang dapat disediakan oleh tubuh kita adalah sebesar 85%. Oleh karena itu, jumlah zat purin yang perlu ditambahkan adalah sebanyak 15% saja. Penamabhan ini berasal dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Namun, seringkali kita memukul rata seluruh makanan yang kita konsumsi tanpa memperhatikan bahwa makanan tersebut mungkin saja mengandung zat yang tidak dibutuhkan dalam tubuh kita. Makanan-makanan yang tinggi lemak dan protein seperti jeroan, hati, otak, paru, daging bebek, ikan sarden, dan juga kornet merupakan makanan dengan kandungan zat purin yang sangat tinggi. Apabila makanan-makanan ini terus-menerus dikonsumsi, maka akan menyebabkan berlebihnya zat purin yang kita konsumsi. Akibatnya tentu saja akan berkaitan dengan proses metabolisme.

Semakin tinggi zat purin yang dikonsumsi, maka asam urat yang dihasilkan dari proses metabolisme tubuh juga akan semakin meningkat. Sejatinya, asam urat ini akan dibuang oleh tubuh melalui ginjal. Namun, bisakah anda bayangkan apabila terjadi gangguan pada ginjal Anda, lalu bagaimanakah proses pembuangan asam urat yang berlebih dari tubuh Anda? Dapatkah asam urat dibuang dengan kondisi yang seperti itu? Lalu, apakah itu artinya gangguan fungsi ginjal penyebab asam urat tinggi?Bila Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai keterkaitan antara keduanya, Anda akan menemukan jawabannya di sini.

Benarkah Gangguan Fungsi Ginjal Penyebab Asam Urat Tinggi?
Kadar asam urat yang diperlukan oleh tubuh berbeda untuk wanita dan pria. Bagi wanita, kadar asam urat yang dibutuhkan berkisar antara 2.4 hingga 6 mg/dL. Sedangkan bagi pria, kadar asam urat yang dibutuhkan berkisar antara 3.0 hingga 7 mg/dL. Mengingat bahwa ginjal bertugas untuk membuang “sampah” dari dalam tubuh kita, maka sisa asam urat yang melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh pun akan dibuang oleh ginjal.

Namun, ketika terjadi gangguan fungsi ginjal, misalnya saja akibat penggunaan obat-obatan diuretik atau karena faktor genetik, maka kemampuan ginjal dalam membuang kelebihan asam urat akan berkurang. Akibatnya, terjadi penumpukan asam urat dalam berbagai jaringan tubuh, misalnya saja pada persendian.

Penumpukan asam urat inilah yang kemudian akan menimbulkan rasa nyeri dan bengkak pada bagian tertentu. Kondisi ini sering kita sebug dengan penyakit asam urat.  Oleh karena itu, benar sekali apabila dikatakan bahwa fungsi ginjal penyebab asam urat tinggi.
Ya, Gangguan Fungsi Ginjal Penyebab Asam Urat Tinggi! Lalu Apa yang Harus Dilakukan?

Gangguan fungsi ginjal penyebab asam urat tinggi, Anda tentunya sudah tahu akan hal tersebut. Untuk itu, untuk menghindari asam urat, maka  sudah seharusnya Anda merawat tubuh Aanda, terutama ginjal yang Anda miliki. Sebaiknya Anda mengurangi makanan dengan kadar purin yang terlalu tinggi, sehingga tidak menambah beban kerja ginjal. Selain itu, hindari pula konsumsi obat-obatan yang dapat merusak ginjal, misalnya saja obat penghilang rasa sakit. Konsumsi obat-obatan tersebut secara berkepanjangan dan tanpa pengawasan dokter tentunya dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, oleh karena itu sebaiknya dihindari.

Load disqus comments

0 komentar